Kamis, 21 Juli 2016

Mengenal Dam umroh dan Haji

kambing dam umroh

Di dalam pelaksanaan haji dan Umroh banyak syarat dan rukun yang harus di penuhi. Syarat merupakan suatu kebutuhan yang haru di miliki oleh setiap jamaah seperti islam, baligh, tidak gila dan mampu. Apabila hal-hal yang termasuk syarat tersebut tidak terpenuhi maka tidak ada apa-apa dan ibadah nya tetap sah.

Sementara untuk rukun haji dan umroh, merupakan suatu ketetapan dalam syari’at islam yang terdiri dari niat umroh, thawaf, sa’I, miqat, tahallul, dan ada wukuf di arafah kalau ibadah haji. Jika semua hal tersebut ada yang di tinggalkan baik sengaja maupun tidak di sengja maka jamaah harus membayar Dam. Apa itu Dam dan bagaimana hakikat dan hokum nya ?

Pengertian Dam

Dam merupakan suatu jenis denda yang mesti di bayar oleh para jamaah haji atau umroh ketika memenuhi kewajiban yang terdapat di dalam rukun baik di sengaja maupun tidak di sengaja. Menurut arti Bahasa arab Dam itu adalah mengalirkan atau mengucurkan darah dengan menyembelih binatang kurban atau I bayar dengan harga yang sama dengan kambing tersebut.

prosesi pemotongan kambing di mekkah

Syarat-syarat di berlakukan nya Dam

  • Dam berlaku apabila para jamaah melanggar rukun umroh seperti berlaku ihsar ketika berniat ihram atau meninggalkan pelaksanaan sa’I karena sakit atau yang lain sebagainya.
  • Biaya denda Dam ini sama dengan harga satu kambing. Kalau bisa langsung beli disana atau dengan teknis sesuai situasi dan kondisi.
  • Hukum membayar Dam itu adalah wajib, karena sudah ada dalam ketentuan dan ketetapan syari’at islam.

Macam-macam perbuatan yang dikenakan Dam dalam pelaksanaan umrah adalah :

  • Mencukur rambut dan memotong kuku pada saat melakukan ihram
  • Memakai parfum atau wangi-wangian ketika dalam ihram
  • Memakai pakaian yang berjahit ketika melakukan ihram
  • Menutup muka dengan sengaja saat berihram
  • Memakai sarung tangan bagi wanita dan penutup kepala bagi laki-laki

tahalul

Jenis denda Dam yaitu :

  1. Jamaah menyembelih kambing hanya satu ekor saja atau dapat di ganti dengan uang rupiah seharga kambing di tempat.
  2. Apabila jamaah tidak mampu melakukan poin yang pertama, solusi selanjutnya yaitu dengan memberikan sedekah kepada enam orang yang miskin. Untuk jumlah sedekah tersebut yaitu 1,5 kg untuk setiap orang nya.
Pernyataan diatas merupakan suatu penjelasan tentang Dam umroh saja. (Baca juga Perbedaan Umroh dan Haji) Di dalam ibadah haji terdapat macam-macam dam yang harus di penuhi yaitu:

  1. Dam Haji Tammatu dan Haji qiran dengan menyembelih binatang Hadyuh atau qurban
  2. Dam fidyah, merupakan suatu denda yang di wajibkan untuk jamaah yang ketika bertahallul mengalami kesakitan. Yaitu dengan berpuasa atau memberi shadaqah dan bisa juga menyembelih bintang seperti diatas.
  3. Dam Jaza’, merupakan suatu pembayaran denda yang apabila seseorang membunuh binatang buruan pada saat berihram atau berada pada urutan rukun umroh.
  4. Dam Ihsar, merupakan suatu denda yang di kenakan kepada jama’ah yang memiliki musuh atau tertahan karena beberapa sebab.
  5. Dam Jima’, merupakan suatu denda yang di wajibkan kepada para Jama’ah ibadah Haji yang melakukan suatu hubungan intim antara suami dan istri di tengah-tengah pelaksanaan ibadah yang suci ini.

Dari penjelasan diatas, menjadikan suatu ketetpan bahwa ibadah haji dan umroh tidak bisa dilakukan seenaknya tanpa memperhatikan aturan yang berlaku menurut syari’at.

0 komentar ttg Mengenal Dam umroh dan Haji:

Posting Komentar

 

Bank Account



Open hour

Jl Lengkong Kecil No.4 Bandung Jawa Barat (Gedung 3 lantai milik sendiri)



Stats

twitterfacebookgoogle plusrss feedemail